Ratapan 1-3
Ratapan 1
Yerusalem Menangis atas Kebinasaannya
1Betapa ia tinggal dalam keterasingan, yaitu kota yang dahulu penuh dengan orang-orang itu! Ia yang dahulu sangat besar di antara bangsa-bangsa telah menjadi seperti seorang janda! Putri di antara provinsi-provinsi telah menjadi seorang budak.
2Ia menangis getir pada malam hari; air matanya berlinang di pipinya. Di antara semua kekasihnya, tidak ada yang menghibur dia. Semua temannya berkhianat kepadanya; mereka telah menjadi musuhnya.
3Yehuda telah pergi ke pembuangan karena penderitaan dan perbudakan yang berat. Ia tinggal di antara bangsa-bangsa, tetapi tidak menemukan tempat istirahat. Semua pengejarnya menyusul dia di tengah kesesakannya.
4Jalan-jalan Sion berkabung karena tidak seorang pun datang ke perayaan yang telah ditetapkan. Semua pintu gerbangnya sepi, imam-imamnya berkeluh kesah, gadis-gadisnya bersedih, dan ia sendiri dalam kepahitan.
5Lawan-lawannya telah menjadi pemimpin. Musuh-musuhnya makmur. Sebab, TUHAN membuatnya menderita karena banyaknya pelanggarannya. Anak-anaknya berjalan sebagai tawanan di hadapan musuh.
6Segala kemuliaan telah berlalu dari putri Sion. Para pemimpinnya telah menjadi seperti rusa yang tidak menemukan padang rumput. Mereka melarikan diri tanpa kekuatan di hadapan pengejar.
7Pada hari-hari penderitaan dan pengembaraannya, Yerusalem teringat akan segala harta bendanya, yang ia miliki pada zaman dahulu. Ketika orang-orangnya jatuh ke tangan musuh, dan tidak ada seorang pun yang menolongnya, musuh-musuhnya memandanginya, dan tertawa atas kehancurannya.
8Yerusalem sangat berdosa. Karena itu, ia menjadi najis. Semua orang yang dahulu menghormatinya kini merendahkannya karena mereka telah melihat ketelanjangannya. Ia sendiri berkeluh kesah, dan berpaling.
9Kenajisannya ada pada pakaiannya; Ia tidak memikirkan akhirnya. Karena itu, kejatuhannya luar biasa. Ia tidak memiliki penghibur. “Ya TUHAN, lihatlah penderitaanku, karena musuh telah meninggikan diri!”
10Musuh telah merentangkan tangannya ke atas segala harta bendanya. Bahkan, ia telah melihat bangsa-bangsa itu masuk ke tempat kudusnya, yang Engkau perintahkan agar mereka tidak masuk ke dalam jemaat-Mu.
11Semua penduduknya berkeluh kesah sambil mencari roti. Mereka memberikan harta benda mereka ganti makanan untuk bertahan hidup. “Lihatlah, ya TUHAN, dan perhatikanlah, karena aku direndahkan.
12Apakah ini tidak ada artinya bagimu, hai kamu semua yang lewat di jalan? Lihatlah dan perhatikanlah apabila ada kesengsaraan seperti kesengsaraanku, yang ditimpakan ke atasku, yang TUHAN timbulkan pada hari kemarahan-Nya yang dahsyat.
13Dari ketinggian, Dia mengirimkan api ke dalam tulang-tulangku, dan menguasainya. Dia menebarkan jala untuk kakiku. Dia telah membalikkan aku. Dia telah membuatku hancur, lemah sepanjang hari.
14Kuk pelanggaran-pelanggaranku diikat. Dengan tangan-Nya, semua itu dijalin bersama-sama, dan dipasangkan pada leherku. Dia telah membuat kekuatanku lenyap. Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan mereka, yang tidak dapat aku lawan.
15Tuhan telah menolak semua orangku yang perkasa di tengah-tengahku, Dia telah memanggil suatu kumpulan melawan aku untuk menghancurkan orang-orang mudaku. Tuhan telah menginjak-injak anak dara, putri Yehuda, seperti dalam pemerasan anggur.
16Karena hal-hal inilah aku menangis. Mataku, mataku mencucurkan air mata. Sebab, penghibur yang menyegarkan jiwaku berada jauh dariku. Anak-anakku hancur karena musuh telah menang.”
17Sion membentangkan tangannya, tetapi tidak seorang pun menghiburnya. TUHAN telah memerintahkan terhadap Yakub bahwa musuh-musuhnya akan ada di sekelilingnya. Yerusalem telah menjadi hal yang najis di antara mereka.
18“TUHAN itu benar, karena aku telah memberontak terhadap firman-Nya. Dengarlah, hai segala bangsa, dan lihatlah penderitaanku. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah pergi ke pembuangan.
19Aku memanggil kekasih-kekasihku, tetapi mereka menipuku. Para imam dan tua-tuaku mati di kota ketika mereka mencari makanan untuk bertahan hidup.
20Lihatlah, ya TUHAN, karena aku dalam kesesakan. Batinku gelisah, dan hatiku bergejolak di dalam diriku karena aku telah sangat memberontak. Di jalan, pedang menggugurkan; di rumah, ada kematian.
21Mereka telah mendengar bahwa aku berkeluh kesah, tetapi tidak seorang pun menghiburku. Semua musuhku telah mendengar kemalanganku. Mereka senang karena Engkau telah melakukannya. Engkau akan mendatangkan hari yang telah Engkau sebut, dan mereka akan menjadi seperti aku.
22Biarlah semua kejahatan mereka sampai ke hadapan-Mu, dan perlakukanlah mereka seperti Engkau memperlakukan aku karena semua kesalahanku. Sebab, keluh kesahku banyak, dan hatiku lemah.”
Ratapan 2
Murka TUHAN terhadap Sion
1Betapa Tuhan menutupi putri Sion dengan awan dalam kemarahan-Nya. Dia melemparkan kemuliaan Israel dari langit ke bumi. Dia tidak mengingat tumpuan kaki-Nya pada hari kemarahan-Nya.
2Tuhan telah menelan semua tempat tinggal Yakub tanpa belas kasihan. Dalam kemurkaan-Nya, Dia merobohkan benteng-benteng putri Yehuda. Dia menjatuhkannya ke tanah, dan menajiskan kerajaan serta para pemimpinnya.
3Dalam kemarahan yang dahsyat, Dia mematahkan semua tanduk Israel. Dia menarik kembali tangan kanan-Nya dari hadapan musuh, dan membakar Yakub seperti api yang menyala-nyala, menghabiskan semua yang ada di sekelilingnya.
4Dia melenturkan busur-Nya seperti seorang musuh. Dia mengacungkan tangan kanan-Nya seperti seorang lawan, dan membunuh semua yang menyenangkan mata di kemah putri Sion. Dia mencurahkan kemurkaan-Nya seperti api.
5Tuhan menjadi seperti seorang musuh. Dia menelan Israel. Dia menelan semua istananya. Dia menghancurkan benteng-bentengnya, dan melipatgandakan perkabungan dan ratapan pada putri Yehuda.
6Dia merusak kemah-Nya seolah-olah itu sebuah kebun. Dia menghancurkan tempat pertemuan-Nya. TUHAN membuat Sion melupakan perayaan dan hari Sabat. Dia merendahkan raja dan imam dalam kedahsyatan kemarahan-Nya.
7Tuhan menolak mazbah-Nya, dan meninggalkan tempat kudus-Nya. Dia menyerahkan tembok-tembok istananya ke tangan musuh. Mereka membuat kegaduhan di bait TUHAN seperti pada hari perayaan.
8TUHAN bertekad menghancurkan tembok putri Sion. Dia merentangkan tali pengukur. Dia tidak menahan tangan-Nya untuk menghancurkan. Dia membuat benteng dan tembok meratap; mereka merana bersama-sama.
9Pintu-pintu gerbangnya tenggelam ke tanah. Dia menghancurkan dan mematahkan palang-palang pintunya. Raja dan para pemimpinnya ada di antara bangsa-bangsa. Hukum Taurat tidak ada lagi. Nabi-nabinya juga tidak mendapatkan penglihatan dari TUHAN.
10Para tua-tua putri Sion duduk di tanah, dan berdiam diri. Mereka menabur debu ke atas kepala mereka, dan mengenakan pakaian berkabung. Gadis-gadis Yerusalem menundukkan kepala mereka ke tanah.
11Mataku sembap karena air mata, dan batinku bergejolak. Hatiku ditumpahkan ke tanah karena kehancuran putri bangsaku. Anak-anak dan bayi-bayi pingsan di jalan-jalan kota.
12Mereka bertanya kepada ibu mereka, “Di mana gandum dan anggur?” saat mereka pingsan seperti seorang yang terluka di jalan-jalan kota itu, saat nyawa mereka ditumpahkan ke pangkuan ibu mereka.
13Apa yang dapat kunyatakan kepadamu? Dengan apa aku dapat membandingkanmu, hai putri Yerusalem? Dengan apa aku dapat menyamakanmu sehingga aku dapat menghiburmu, hai putri perawan Sion? Sebab, kehancuranmu sangat luas seperti lautan. Siapa yang dapat menyembuhkanmu?
14Nabi-nabimu melihat hal-hal yang hampa dan bodoh. Mereka tidak menyingkapkan kesalahanmu untuk mengembalikanmu dari penawananmu, melainkan melihat bagimu ramalan-ramalan palsu dan menyesatkan.
15Semua yang melintas di jalan bertepuk tangan kepadamu. Mereka bersiul dan menggeleng-gelengkan kepala terhadap putri Yerusalem. “Inikah kota yang disebut, ‘kesempurnaan dari keindahan, sukacita seluruh bumi?’”
16Semua musuhmu membuka mulut mereka terhadapmu. Mereka bersiul dan menggertakkan gigi. Mereka berkata, “Kami telah menelannya. Sungguh, inilah hari yang kami nantikan. Kami telah mendapatkannya. Kami telah melihatnya.”
17TUHAN telah melakukan apa yang Dia rencanakan. Dia telah menggenapi firman-Nya, yang Dia perintahkan pada zaman dahulu. Dia merobohkan tanpa belas kasihan. Dia membuat musuh-musuhmu bersukacita atasmu, dan meninggikan tanduk lawan-lawanmu.
18Hati mereka menjerit kepada Tuhan. Hai tembok putri Sion, biarlah air mata mengalir seperti sungai siang dan malam. Jangan berikan istirahat kepada dirimu sendiri; jangan biarkan matamu beristirahat.
19Bangunlah, berserulah pada malam hari, pada awal penjagaan malam. Curahkan hatimu seperti air di hadapan Tuhan. Angkatlah tanganmu kepada-Nya demi nyawa anak-anakmu, yang pingsan karena kelaparan di ujung setiap jalan.
20Lihatlah, ya TUHAN, dan perhatikanlah! Terhadap siapakah Engkau telah berbuat demikian? Haruskah para perempuan memakan anak kandung mereka, anak-anak yang mereka timang? Haruskah imam dan nabi dibunuh di tempat kudus Tuhan?
21Pemuda dan orang tua tergeletak di atas tanah di jalan-jalan. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah dibunuh dengan pedang. Engkau membunuh mereka pada hari kemarahan-Mu; Engkau membantai tanpa belas kasihan.
22Seperti pada hari perayaan, Engkau memanggil kengerian-kengerianku dari segala penjuru. Tidak ada seorang pun yang luput atau bertahan pada hari kemarahan TUHAN. Mereka yang aku asuh dan besarkan dibinasakan oleh musuhku.
Ratapan 3
Pengharapan dalam Penderitaan
1Akulah orang yang telah melihat penderitaan akibat tongkat kemurkaan-Nya.
2Dia menggiringku dan membawaku ke dalam kegelapan, dan bukan terang.
3Sesungguhnya, Dia membalikkan tangan-Nya terhadapku berkali-kali sepanjang hari.
4Dia membuat daging dan kulitku susut; Dia mematahkan tulang-tulangku.
5Dia mengepung dan melingkupiku dengan kepahitan dan kesulitan.
6Dia membuatku tinggal dalam kegelapan, seperti mereka yang telah lama mati.
7Dia membangun tembok di sekelilingku sehingga aku tidak dapat keluar; Dia membuat rantai-rantaiku berat.
8Bahkan, ketika aku berseru dan berteriak minta tolong, Dia mendiamkan doaku.
9Dia menghalangi jalan-jalanku dengan batu-batu pahat; Dia membuat jalan-jalanku berliku-liku.
10Dia seperti beruang yang mengadang aku, seperti singa di tempat-tempat persembunyian.
11Dia membelokkan jalan-jalanku, mencabik-cabik aku, dan membuatku gersang.
12Dia melenturkan busur-Nya, dan menjadikanku sasaran anak panah.
13Dia menusuk ginjalku dengan anak-anak panah dari tabung anak panah-Nya.
14Aku menjadi bahan tertawaan bagi seluruh bangsaku, menjadi nyanyian ejekan mereka sepanjang hari.
15Dia mengenyangkanku dengan kepahitan; Dia membuatku mabuk dengan ipuh.
16Dia mematahkan gigiku dengan kerikil; Dia membuatku meringkuk di dalam abu.
17Jiwaku dijauhkan dari kedamaian; aku telah lupa akan kebahagiaan.
18Aku berkata, “Kekuatanku telah hilang; begitu juga harapanku dari TUHAN.”
19Ingatlah penderitaanku, dan pengembaraanku, ipuh dan kepahitan itu.
20Jiwaku terus-menerus mengingatnya, dan tertunduk dalam diriku.
21Inilah yang kuingat dalam pikiranku, dan karena itu, aku berharap.
22Kasih setia TUHAN tidak pernah habis, rahmat-Nya tidak pernah berakhir,
23selalu baru setiap pagi; besarlah kesetiaan-Mu.
24“TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, “Karena itu, aku berharap dalam Dia.”
25TUHAN itu baik bagi orang yang menantikan Dia, bagi jiwa yang mencari Dia.
26Baik bagi seseorang untuk menanti dengan tenang keselamatan dari TUHAN.
27Baik bagi seorang laki-laki jika dia memikul kuk pada masa mudanya.
28Biarlah dia duduk sendirian dan berdiam diri karena Dia telah memasangkannya ke atasnya.
29Biarlah dia menaruh mulutnya dalam debu, barangkali ada harapan.
30Biarlah dia memberikan pipinya kepada orang yang memukulnya, dan biarlah dia dikenyangkan dengan hinaan.
31Sebab, Tuhan tidak akan menolak untuk selama-lamanya.
32Sebab, meski Dia menyebabkan dukacita, Dia akan berbelaskasihan sesuai dengan kasih setia-Nya yang berlimpah.
33Sebab, tidak dengan senang hati Dia menindas atau mendukakan anak-anak manusia.
34Menghancurkan semua tawanan di bumi di bawah kaki-Nya,
35mengesampingkan hak orang di hadapan Yang Mahatinggi,
36menjatuhkan seseorang dalam perkaranya, Tuhan tidak menyetujui semuanya itu.
37Siapakah yang berkata, maka itu terjadi, kalau Tuhan tidak memerintahkannya?
38Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi yang baik dan yang jahat itu datang?
39Mengapa manusia, manusia yang hidup, harus mengeluh ketika dia dihukum karena dosa-dosanya?
40Mari kita menyelidiki dan memeriksa jalan-jalan kita, dan kembali kepada TUHAN.
41Mari kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di surga.
42“Kami telah melanggar dan memberontak, dan Engkau tidak mengampuni.
43Engkau menyelubungi diri-Mu sendiri dengan kemarahan, dan mengejar kami serta membunuh tanpa belas kasihan.
44Engkau menyelubungi diri-Mu sendiri dengan awan sehingga tidak ada doa yang dapat menembus.
45Engkau menjadikan kami sampah dan kotoran di antara bangsa-bangsa.
46Semua musuh kami membuka mulut mereka melawan kami.
47Kepanikan dan jebakan menimpa kami, kerusakan dan kehancuran.
48Aliran air mata turun dari mataku karena kehancuran putri bangsaku.
49Air mataku bercucuran tanpa henti, tanpa putus,
50sampai TUHAN melihat ke bawah dan memperhatikan dari surga.
51Mataku mendukakan jiwaku karena semua putri di kotaku.
52Musuh-musuhku memburuku, seperti seekor burung, tanpa sebab.
53Mereka melemparkanku hidup-hidup ke dalam lubang, dan melempariku dengan batu.
54Air mengalir di atas kepalaku; aku berkata, ‘Matilah aku.’
55Aku memanggil nama-Mu, ya TUHAN, dari dasar lubang.
56Engkau telah mendengar suaraku, ‘Jangan sembunyikan telinga-Mu dari teriakanku minta tolong.’
57Engkau mendekat ketika aku memanggil-Mu. Engkau berfirman, ‘Jangan takut!’
58Ya Tuhan, Engkau telah membela perkara-perkara jiwaku; Engkau telah menebus hidupku.
59Ya TUHAN, Engkau telah melihat penindasan terhadap aku; adililah perkaraku.
60Engkau telah melihat semua pembalasan dendam mereka, semua rencana mereka terhadap aku.
61Engkau telah mendengar hinaan mereka, ya TUHAN, semua rencana mereka terhadap aku.
62Bibir para penyerangku dan pikiran mereka melawan aku sepanjang hari.
63Perhatikanlah duduk dan berdiri mereka; aku adalah nyanyian ejekan mereka.
64Engkau akan membalas mereka dengan ganjaran, ya TUHAN, sesuai dengan perbuatan tangan mereka.
65Engkau akan memberi mereka kekerasan hati; kutuk-Mu akan ada atas mereka.
66Engkau akan mengejar mereka dalam kemarahan, dan menghancurkan mereka dari kolong langit TUHAN.”